Tampilkan postingan dengan label BOLA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BOLA. Tampilkan semua postingan

Gol Bunuh Diri Terbaik Sepanjang Masa





Masih ingat dengan penyelamatan fantastis Rene Higuita? Kala itu, kiper eksentrik Kolombia mengusir bola dari gawangnya dengan tendangan scorpio. Ia menekuk badan, lalu menghalau bola dengan kakinya yang melompat dari belakang. Semua orang di lini pertahanan pasti menginginkan suatu saat nanti bisa menghalau bola dengan brilian seperti Higuita.


Namun, kali ini hal yang sebaliknya, terjadi oleh Festus Baise, defender AA Citizen, klub di liga Hongkong. Dalam laga melawan Sun Hei FC, ia justru “menggunakan” tendangan scorpio untuk membobol gawang sendiri.
Niat Baise mulia. Ia hendak membuang bola sejauh mungkin. Namun, bola yang disapu dengan indah, dengan cantik pula menghunjam ke gawang sendiri.
Baise tergeletak, seakan langit runtuh kepadanya. Beruntung, setidaknya ada salah satu rekan yang memberi dukungan kepadanya, sekaligus menyaksikan senyum meringis ala pemain Nigeria ini. Laga ini sendiri terjadi pada 16 Desember 2011 lalu.
Yang lebih “menyakitkan” bagi Baise, gol ini sudah ditonton oleh hampir 4 juta pengguna youtube.
Ya, seandainya gol ini bukan gol bunuh diri, kita akan menyebutnya sebagai salah satu gol terbaik sepanjang masa.

15 Stadion Terbesar di Dunia

Stadion terbesar adalah ikon olah raga yang paling populer, meskipun itu sepak bola ataupun yang lain inilah beberapa nama stadion dan fotonya yang terbesar di dunia, Indonesia juga mempunyai stadion yang besar dan juga masuk dalam 15 Stadion terbesar di dunia yaitu apa lagi kalau bukan GBK (Gelora Bung Karno) sayang meskipun stadion kebanggaan masyarakat Indonesia ini masuk di 15 Stadion terbesar di dunia, tapi prestasi Olah raganya masih kalah di banding dengan negara lain.Inilah Stadion-Stadion Terbesar di dunia yang memiliki kapasitas penonton Lebih besar dari pada yang lainnya.
1. Rungrado May Day Stadium
Terletak di Pyongyang, Korea Utara dan mampu menampung 150.000 penonton

2. Salt Lake Stadium
Terletak di Calcutta, India dan mampu menampung 120,000 penonton

3. Estadio Azteca
Terletak di Mexico City, Mexico Mexico dan mampu menampung 114,465 penonton

4. Bukit Jalil National Stadium
Terletak di Kuala Lumpur, Malaysia dan mampu menampung 110,000 penonton

5. Jawaharlal Nehru Stadium
Terletak di New Delhi, India dan mampu menampung 100,000 penonton

6. Melbourne Cricket Ground
Terletak di Melbourne, Australia dan mampu menampung 100,000 penonton

7. Camp Nou
Stadion ini di miliki oleh klub sepak bola BARCELONA, stadion ini terletak Barcelona, Spain yang mampu menampung 98,772 penonton

8. Est dio do Maracan
Terletak di Rio de Janeiro, Brazil mampu menampung 95,000 penonton

9. Wembley Stadium
Stadion ini adalah stadion kebanggaan warga Inggris terletak di London, England mampu menampung 90,000 penonton

10. Azadi Stadium
Terletak di Teheran, Iran stadion ini mampu menampung 90,000 penonton

11. Gelora Bung Karno Stadium
Stadion terbesar di Indonesia ini yang terletak di Jakarta, Indonesia mampu menampung 88,000 penonton

12. Luzhniki Stadium
Stadion ini terletak di Moscow, Russia mampu menampung 84,745 penonton

13. Telstra Stadium
Stadion ini terletak Sydney, Australia mampu menampung 83,500 penonton

14. Olimpiyskiy
Stadion ini terletak di Kyiv. Ukraine mampu menampung 83,450 penonton

15. Stadio Giuseppe Meazza
Stadion ini adalah stadion dari 2 klub besar di Italia yaitu Inter Milan dan AC Milan, tapi Untuk Stadion AC Milan Stadion ini bernama SAN SIRO, stadion ini terletak di Milan, Italia mampu menampung 82,955 penonton
10 Transfer Pemain Sepak Bola Paling Aneh

10 Transfer Pemain Sepak Bola Paling Aneh



http://savingbabylon.com/wp-content/uploads/2011/06/negotiation.jpg 
Dalam satu dekade terakhir, sepak bola telah menjadi komoditas bisnis di mana uang banyak memainkan peranan demi hidupnya sebuah permainan dan kompetisi. Satu indikasi yang paling kentara adalah besarnya uang yang terlibat dalam transfer seorang pemain dari satu klub ke klub lain. Cristiano Ronaldo masih memegang rekor sebagai pemain termahal ketika Real Madrid membelinya dari Manchester United dengan harga fantastis: 80 juta pound atau setara US$132 juta!

Selain itu, Ronaldo juga menjadi pemain bola yang memiliki gaji tertinggi dengan bayaran hampir 11 juta pound per tahun! Namun jika dirunut ke belakang, dalam dunia sepak bola, ternyata transfer pemain tak selamanya dinilai dengan uang. Berikut sepuluh nilai transfer yang bisa dibilang cukup unik dan 'aneh':

10. TONY CASCARINO
Dari: Crokenhill ke Gillingham, 1982
Transfer: Satu set perangkat latihan

Rumor yang beredar tentang masa depan pemain timnas Republik Irlandia ini selalu menyebut bahwa ia dibayar dengan harga satu potong besi seng, namun Cascarino sendiri mengklaim jika Gillingham membayar dengan 'beberapa peralatan latihan, baju olah raga dan barang-barang semacam itu'.

9. GARY PALLISTER
Dari: Billingham Town ke Middlesbrough, 1984
Transfer: Satu set baju olah raga, satu tas bola dan jala gawang

Pallister boleh saja mengukir prestasi bersama Manchester United, namun langkah pertamanya memasuki dunia sepak bola tak terlalu glamor ketika ia hijrah dari Billingham menuju tim lokal yang lebih 'besar': Middlesbrough di usia 19 tahun. Nilai yang diberikan The Boro sepertinya hanyalah apa yang terserak di sekitar tenda kamp latihan saat itu. United kemudian membelinya dengan nilai transfer yang menjadi rekor untuk seorang bek kala itu, yakni sebesar 2,3 juta pound di tahun 1989.

8. KENNETH KRISTENSEN
Dari: Vindbjart ke Floey, 2002
Transfer: Udang segar senilai berat badannya

Penyerang yang satu ini membuat sebuah gebrakan di divisi tiga Liga Norwegia dengan mencetak banyak gol hampir di setiap laga - hal yang menarik minat dari Floey. Yang terlihat aneh mungkin adalah bandrolnya yakni udang segar sebanyak berat badan Kristensen. Jumlah itu diukur dengan timbangan ala pertandingan tinju.

7. ZAT KNIGHT
Dari: Rushall Olympic ke Fulham, 1999
Transfer: 30 potong pakaian olah raga

Pemain belakang yang mengemas 2 caps untuk timnas Inggris ini hengkang dari klub non-liga ke Fulham, secara teknis dengan status bebas transfer. Chairman Fulham, Mohamed Al-Fayed tak punya kewajiban untuk memberi apapun pada Rushall, namun sebagai wujud itikad baik ia mengirimkan 30 potong baju olah raga.

6. ERNIE BLENKINSOP
Dari: Cudworth ke Hull City, 1921
Transfer: 100 pound plus satu tong bir

Blenkinsop adalah seorang bek kiri yang memiliki caps lumayan untuk timnas Inggris yakni sebanyak 26 kali, bahkan menyandang ban kapten di beberapa laga. Namun awal kepindahannya dari klub kampung halaman ke Hull cukup sederhana: dengan sejumlah uang dan satu tong bir untuk menyenangkan mantan rekan satu timnya.

5. IAN WRIGHT
Dari: Greenwich Borough ke Crystal Palace, 1985
Transfer: Satu set anak timbangan

Ian Wright, yang di kemudian hari menjadi penggawa Inggris serta salah satu pemegang rekor gol terbanyak di Arsenal, sepertinya ditakdirkan untuk menjadi seorang tukang plester. Namun jalan hidupnya berubah ketika manajer Palace, Steve Coppell menyaksikan penampilannya bersama Greenwich Borough. Janjinya hijrah ke Palace ditukar dengan satu set anak timbangan, dan enam tahun kemudian ia menuju Arsenal berkat torehan 117 golnya.

4. JOHN BARNES
Dari: Sudbury Court ke Watford, 1981
Transfer: Satu set baju olah raga

Pemain yang kelak menjadi winger andalan Inggris serta legenda Liverpool ini masih berusia 17 tahun kala membela Sudbury Court, dan manajer Graham Taylor memberinya kesempatan seleksi di tim cadangan Watford. Terkesan dengan performa Barnes, satu set baju olah raga pun dikirim Watford ke Sudbury. Lima tahun kemudian, Liverpool ganti mengirim 900.000 pound ke Watford untuk memboyongnya.

3. MARIUS CIOARA
Dari: UT Arad ke Regal Hornia, 2006
Transfer: 15 kilogram sosis babi

Bek Rumania ini ditukarkan dengan 15 kilogram sosis babi, namun ia memutuskan pensiun satu hari sesudahnya dan klub barunya, Regal Hornia pun meminta sosis mereka kembali. Setelah hari itu, Cioara meninggalkan sepak bola dan memilih bekerja di pertanian Spanyol dan mengatakan bahwa momen tersebut adalah 'sebuah penghinaan besar'. Tak cukup sampai di situ, mantan klubnya meminta kembali bayaran yang sudah mereka keluarkan - senilai satu hari makan malam untuk tim.

2. ION RADU
Dari: Jiul Petrosani ke Valcea, 1998
Transfer: 2 ton daging

Jiul Petrosani memutuskan untuk menjual gelandangnya ini demi dua ton daging sapi dan babi. Presiden klub menyatakan: "Kami akan menjual daging ini, kemudian membayar semua gaji pemain lainnya."

1. LIVIU BAICEA
Dari: Jiul Petrosani ke UT Arad, 1999
Transfer: 10 buah bola sepak

Jiul Petrosani dan klub Rumania lainnya, UT Arad tampaknya memiliki kebiasaan untuk melakukan kesepakatan unik. Setelah menjual Radu untuk dua ton daging - Jiul juga menjual bek Liviu Baicea dengan harga sepuluh buah bola sepak.

Kiper Indonesia yang Pernah Menahan Tendangan Pinalti Pele

Ronny Pasla kiper Indonesia (PSSI) legendaris kelahiran Medan, 15 April 1947. Dia berkiprah sebagai kiper tim nasional Indonesia tahun 1966 sampai 1985. Peraih Piagam dan Medali Emas dari PSSI (1968), Atlet Terbaik Nasional (1972) dan Penjaga Gawang Terbaik Nasional (1974), itu memulai karir sepak bolanya dari Medan.



Sebenarnya, Ronny lebih awal meminati olahraga tennis sampai sempat meraih juara pada Kejuaraan Tenis Nasional Tingkat Junior di Malang, 1967. Namun ayahnya, Felix Pasla menyarankannya ke sepakbola. Jadilah dia andalan di klub Dinamo, Medan, Bintang Utara, Medan dan PSMS Medan. Kemudian hijrah ke Persija Jakarta dan Indonesia Muda, Jakarta. Selama berkiprah di PSMS, Ronny dan rakan-rekannya meraih prestasi sebagai Juara Piala Suratin (1967) dan Juara Nasional (1967).

Kiprahnya sebagai penjaga gawang andalan Tim Nasional Indonesia (PSSI) juga meraih prestasi sebagai Juara Piala Agakhan di Bangladesh (1967), Juara Merdeka Games (1967), Peringkat III Saigon Cup (1970) dan Juara Pesta Sukan Singapura (1972).

Atas prestasinya yang gemilang sebagai kipper PSMS, Ronny berdarah Manado yang dijuluki Macan Tutul bertinggi badan 183 cm itu mendapat penghargaan sebagai Warga Utama Kota Medan (1967). Kiprahnya di sepakbola dan Timnas PSSI sebagai kiper andalan sejak 1966 hingga pensiun 1985 dalam usia 38 tahun dianugerahi Piagam dan Medali Emas dari PSSI (1968), Atlet Terbaik Nasional (1972), Penjaga Gawang Terbaik Nasional (1974).

Selama karir sebagai kiper tentu banyak pengalaman Ronny yang amat berkesan. Salah satu di antaranya, tatkala Timnas Brazil yang diperkuat pesepak bola legendaris Pele, tur ke Asia termasuk Indonesia pada 1972. Dalam laga Timnas Indonesia dan Brazil itu Ronny berhasil menahan eksekusi penalti Pele, kendati Indonesia akhirnya kalah 1-2.

Setelah pensiun dari dunia sepak bola pada usia 40 tahun di Indonesia Muda (IM), Jakarta, Ronny lebih banyak menggumuli olahraga tennis lapangan sebagai pelatih. Bahkan dia memiliki sekolah tenis lapangan bernama Velodrom Tennis School di Jakarta.

Madrid Menang Tidak Murni Melawan Barcelona

Madrid Menang Tidak Murni Melawan Barcelona

FOTO:sport.es Barcelona - Kemenangan Real Madrid atas Barcelona malam digugat oleh media Catalan, dan media2 spanyol lainnya, merela menilai gol pertama Los Blancos dari Sami Khedira berbau offside.

Adalah harian Sport, media spanyol membahas insiden gol yang terjadi di menit 17 itu di halaman depan situs mereka yakni sport.es (klik di sini untuk melihatnya).

Dari tendangan sudut, Pepe berhasil menanduk bola ke arah gawang. Valdes masih bisa menepis si kulit bundar, namun gagal mengamankan dengan sempurna.

Carles Puyol tepat berada di tempat jatuhnya bola untuk bisa segera membuangnya. Namun belum sempat dia lakukan, Khedira lebih dulu menjulurkan kakinya untuk mencetak gol.

Namun, gol tersebut dinilai Sport tidak sah karena sebelumnya Khedira bersama Cristiano Ronaldo sudah lebih dulu berada dalam posisi offside. Foto proses terjadinya gol pun turut diperlihatkan oleh Sport.

Memang secara kasat mata, posisi Ronaldo dan Khedira saat bola sundulan Pepe mengarah ke mereka berada di belakang para pemain Barca. Tapi pada akhirnya wasit Undiano Mallenco tetap mengesahkan gol tersebut dan tak ada protes berlebihan dari Carles Puyol dkk.
lalu saat di tanya mereka cuma bilang yasudah lah...kalah tetap lah kalah!!!tapi kami kalah dengan terhormat sementara real madrid menang dengan tidak terhormat...saya rasa ada sesuatu antara mereka dengan wasit yang memimpin jalannya pertandingan, gol jelas sekali offside, dan gol tersebut membuat konsentrasi kami buayar,,,jika tidak saya rasa kami bisa menang lebih dari 3 GOL!!!!